BRMP Sulbar Terima Kunjungan PSP DTPHP Sulbar Bahas Pupuk Bersubsidi
MAMUJU– Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat menerima kunjungan Tim Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait tata kelola pupuk bersubsidi serta penguatan kelembagaan petani. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BRMP Sulawesi Barat tersebut disambut langsung oleh Kepala BRMP Sulawesi Barat, Dr. Sumarni Pannikkai, yang didampingi oleh para Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi), Tim Teknis, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian, serta Penyuluh Pertanian
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan evaluasi data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2026 serta monitoring dan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh DTPHP Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Tim PSP DTPHP Provinsi Sulawesi Barat melakukan konsultasi terkait beberapa aspek penting, antara lain rekomendasi dosis pemupukan kakao menggunakan NPK Formula Khusus, syarat dan mekanisme pembentukan kelompok tani, prosedur pendataan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) penerima pupuk bersubsidi dan verifikasi data RDKK, serta dukungan dan pola pengawasan penyaluran dan penggunaan pupuk bersubsidi oleh penyuluh pertanian.
Kepala BRMP Sulawesi Barat menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi sangat penting untuk memastikan tata kelola pupuk bersubsidi berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, keberadaan penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan di lapangan memiliki peran strategis dalam memastikan proses pendataan, verifikasi, hingga pengawasan penggunaan pupuk bersubsidi dapat berjalan dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, para penyuluh dan tim teknis BBRMP Sulawesi Barat turut berbagi pengalaman serta praktik-praktik pendampingan yang telah dilakukan dalam mendukung penyusunan data RDKK, pembinaan kelembagaan petani, dan pengawalan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Sulawesi Barat.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi di Provinsi Sulawesi Barat. Melalui sinergi antara BRMP Sulawesi Barat dan DTPHP Provinsi Sulawesi Barat, diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi dapat semakin tepat sasaran, mendukung peningkatan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kegiatan koordinasi ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung program pembangunan pertanian berkelanjutan melalui penguatan sistem pendataan, peningkatan kapasitas kelembagaan petani, serta optimalisasi peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani di lapangan.(MN)